Ketua Brigade 02 Garut Heran, Baligo Hasil Pleno KPU Kok Diturunkan

Baligo hasil Pleno KPU utnuk Pilpres 2019 dipasang di kawasan Simpang Lima Garut. Namun, baligo tersebut akhirnya diturunkan oleh Satpol PP bersama petuas Panwascam Tarogong kidul, Rabu (08/05/2019) malam.***

garutexpress.id- Ketua Brigade 02 Garut, Yusuf Supriadi mengaku heran dengan penurunan spanduk yang berisikan hasil perolehan suara capres di Kabupaten Garut. Padahal pihaknya hanya menyampaikan hasil pleno KPU Garut.

“Kenapa dengan baligo ini, kok pada takut. Ini kan cuma menyampaikan hasil pleno Pilpres di Garut,” ujar Yusuf di Bundaran Simpang Lima, Garut, Selasa (7/5/2019).

Pemasangan spanduk itu, lanjutnya, hanya untuk mengawal agar suara Pilpres yang diraih di Garut bisa utuh sampai di KPU RI.

Di Garut, Paslon nomor 02 berhasil menang telak dengan raihan 72,16 persen. Sedangkan Paslon nomor 01 hanya meraih 27,84 persen.

“Kami hanya ingin kawal agar hasil pleno di kabupaten bisa utuh sampai di pleni provinsi hingga pusat. Tidak kurang satu suara pun,” katanya.

Yusuf menyebut akan kembali memasang spanduk tersebut. Jika alasannya karena belum membayar pajak, maka ia akan segera membayar pajak spanduk tersebut.

“Maksudnya (pemasangan spanduk) hanya memberitahu khalayak tentang hasil pleno. Kami besok akan tetap memasang spanduk serupa,” ucapnya.

Yusuf menyebut jika dirinya sempat ditantang berkelahi oleh Panwascam Tarogong Kidul. Namun tidak terjadi adu fisik.

“Dia (Panwascam) berdiri seakan mengajak berantem. Ya kita layani. Jangan pernah takut untuk (kawal) suara rakyat satu pun,” ujarnya.

Pihaknya akan memasang lima spanduk serupa di lima titik di wilayah perkotaan Garut. Jika spanduk kembali diturunkan, maka pihaknya akan menyiapkan pengacara untuk membawa persoalan itu ke ranah hukum. (*)

Penulis : FW

Editor   :  ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here