Diserbu Bawang Impor, Harga Bawang Lokal di Garut Turun

Diserbu Bawang Impor, Harga Bawang Lokal di Garut Turun

Garutexpress.id– Jelang bulan Ramadhan yang tinggal dua pekan lagi, harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumah pasar tradisonal di Kabupaten Garut, khususnya di Pasar Induk Guntur Ciawitali, bervariatif. Sebagian kebutuhan pokok ada yang mengalami kenaikan juga ada yang mengalami penurunan drastis.

Seperti harga bawang merah lokal masih turun dari Rp.28 ribu per kg dari sebelumnya Rp 32 ribu per kg. Turunnya harga bawang merah lokal salah satunya dipicu setelah bawang merah impor membanjiri seluruh pasar tradisional di Garut khususnya dengan harga hampir setengahnya dari harga bawang merah lokal.

“Harga bawang merah impor yang memasok pasaran tradisional di Garut dibandrol hanya Rp.15 ribu per kilogramnya yang secara otomstis cukup berpengaruh terhadap harga bawang merah lokal yang cukup betah bertahan di kisaran Rp.28  rupiah per kilogramnya,” jelas salah seorang distributor sayuran di pasar Guntur Ciawitali Garut, Rinda, Rabu (24/4/2019).

Berbeda dengan harga cabe rawit hijau yang saat ini tengah memasuki panen raya harganya anjlok dari Rp.32 ribu per kilogramnya turun menjadi Rp.15 ribu per kgnya.

“Melimpahnya komoditi cabe rawit hijau yang tengah memasuki panen raya khususnya cabe berasal dari Bungbulang Garut Selatan tersebut berpengaruh terhadap rendahnya harga jual,” tukasnya. (AI)

 

 

 

 

 

 

 

 


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here