Bawaslu Garut Mengaku Tidak Punya Bukti Ketidaknetralan Polisi

garutexpress.id –  Baru-baru ini salah satu media cetak nasional mengukap adanya klaim dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  yang memiliki bukti  video terkait kasus eks Kapolsek Pasirwangi, Garut AKP Sulman Aziz.

Menanggapi hal tersesebut, Bawaslu Garut mengeaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Komisioner Bawaslu Garut, Ahmad Nurul Syahid mengatakan, Bawaslu tidak pernah memiliki bukti rekaman percakapan antara Kapolres dengan para Kapolsek se-Garut.

” Sebetulnya kita belum punya bukti video ketidaknetralan polisi. Yang kita punya hanyalah video pengakuan Pak Sulman,” ujar Ahmad saat menggelar konferensi pers di kantor Bawaslu Garut, Rabu (3/4/2019).

Dijelaskannya,  bukti yang dihimpun Bawaslu Garut, sejauh ini hanya pernyataan yang dibuat oleh AKP Sulman  saat menggelar konferensi pers di kantor Lokataru, Jakarta, Minggu (31/3/2019) lalu.

“Jadi bukan video yang seolah-olah kepolisian atau Kapolres itu mengarahkan semua Kapolsek untuk membangun kekuatan untuk mendukung salah satu paslon,” katanya.

Seperti diketahui,  sebelumnya mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz membuat heboh dengan menyampaikan pernyataannya di hadapan sejumlah awak media. Dalam pernytaaannya yang terlanjur tersebar luas lersebut, Sulman menyebut, bahwa Ia dan Kapolsek lain se-Garut diperintah Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna untuk memenangkan Cares-Cawapres 01.

Namun, hanya berselang 24 jam saja, pada Senin (1/4/2019) AKP Sulman Aziz kembali mencabut pernyataannya tersebut. Sulmsn mengaku emosi gara-gara dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolsek Pasirwangi menjadi Kanit Dakgar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar.

Sementara itu, Kapolres Garut,  AKBP Budi Satria Wiguna sendiri telah membantah tudingan mantan bahawannya itu. Budi mengku tak tak pernah mengarahkan para Kapolsek untuk mendukung Paslon Nomor urut 01. (Memphis)***


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here