WC Tidak akan Bau dan Dihinggapi Lalat, Ini Trik dari Kemenpar RI

Kabid pengembangan masyarakat pariwisata pada Kementrian pariwisata (Kemenpar) RI, Dra. Ambarrukmi, SE.MM., saat memeriksa kondisi WC di Candi dan Situ Cangkuang, Kecamatan Leles,Kabupaten Garut, belum lama ini. / foto: Alle/GE.***

garutexpress.id – Kebersihan WC menjadi salah satu sorotan Kabid pengembangan masyarakat pariwisata pada Kementrian pariwisata (Kemenpar) RI, Dra.  Ambarrukmi, SE.MM.,  Ambar menyebut, Kabupaten Garut merupakan kota yang memiliki sejuta cerita.

Bertebarannya kawasan wisata menjadai alasan, kenapa Garut meiliki banyak cerita yang melegenda. Hal tertsebut diungkapkan Ambarrukmi saat melakukan kunjungannya ke wisata Candi dan Situ Cangkuang di Kecamatan Leles, belum lama ini.

“ Kondisi di Cangkuang  bersih-bersih. Saya lihat ke dalam rumah warga  di Kampung Pulo semuanya bersih bersih,” katanya.

Namun saat memeriksa water closet (WC), Ia menyebut masih ada yang kurang dalam pengelolaannya. Mendapati kondisi WC itu, Iapun memberikan trik bagaimana menata WC khususnya di tempat wisata.

“Standar WC di tempat wisata itu ada tiga, satu tidak boleh ada lalat, ke dua lantainya tidak boleh licin, dan ke tiga jangan bau. Kalau lalat memang  tidak ada, licin juga tidak, tapi disini masih bau dan kurang ventilasi,” ungkapnya.

Dakan kesempatan tersebut, Ambar sempat memberikan trik bagaimana pengelolaan WC yang baik dan benar. Ia menyebut agar WC tidak bau dan tidak dihinggapi lalat agar menanam pohon sirih, dan menyediakan kapur.

Sebagaimana diketahui,mengadakan pelatihan dalam  rangka peningkatan kapasitas usaha masyarakat Garut di bidang pariwisata, baru baru ini Kementrian Pariwisata bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut. (Alle)***

Editor: Kang Cep.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here