Warga Garut Terus Keluhkan Tumpukan Sampah yang Menebarkan Bau Busuk

Tumpukan sampah di kawasan Jalan Bratayudha, Gartut kota, tampak dibiarkan menumpuk dan menemabrkan bau busuk,/ foto: doc: Imam/warganet.***

garutexpress.id – Tumpukan sampah di sejumlah titik kawasan perkotaan Garut  belum kunjung ditangani serius Pemerintah Kabupaten Garut. Dengan kondisi ini, kawasan perkotaan tampak semrawut dan menebarkan aroma tak sedap.

Hal tersebut  terus dikeluhkan warga  di jejaring media sosial.  Warga menilai, jika kondisi ini dibiarkan berlarut akan mengundang penyakit.

“Jangkauan bau busuknya terus menebar ke mana-mana. Di mana Pak Bupati? Apakah ini yang dimanakan kota Intan. Indah,tertib dan nyaman. Jika terus dibiarkan ini jelas akan mengundang penyakit,” ujar Imam, salah seorang warga Jalan Baratayudha, Garut Kota, Senin (25/03/2019).

Hal senda disampaikan oleh Pipih (50), salah seorang warga Leuwigoong. Bahkan Pipih menyinggung Wabup Garut yang bergelar dokter. Tak selayaknya sampah tidak ditangani dengan serius, terlebih orang nomor dua di Kabupaten Garut seorang dokter yang tentunya mengerti akan kesehatan.

“Maaf, saya mau tanya. Bukankah Bapak Wakil Bupati itu seorang dokter, masa tidak mengerti kesehatan? Bukan hanya di perkotaan, sampah menumpuk juga saat ini ada di mana-mana. Ini menyangkut kesehatan warga yang telah membayar pajak ini dan itu. Kalau sudah begini, Garut pangirutannya sebelah mana?” ujarnya, kesal.

Beberapa bulan yang lalu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK), Asep Suparman, pernah menyatakan kepada wartawan, kendala penanganan sampah di Garut itu akibat minimnya armada pengangkut sampah.

Saat itu Asep menyebut, Garut hanya memiliki 38 armada. Dari jumlah tersebut yang laik beroperasi hanya 20 unit saja. Di Garut sendiri, setiap hari produksi sampah mencapai 600 ton yang harus diangkut petugas. Sementara kapasitas armada hanya dapat menampung 150 hingga 200 ton  per hari. (ER)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here