Surat Suara Mulai Disortir dan Dilipat, KPU Garut Jamin Tidak Ada Kebocoran

garutexperess.id – Proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pemilu 2019 mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, Minggu (10/3/2019). Dari lima surat suara tersebut, satu surat suara, yakni untuk Capres-Cawapres belum diterima pihak KPU Garut.

Menurut Ketua KPU Garut, Junaedin Basri, surat suara untuk calon presiden dan wakil presiden  masih belum diterima. Meski begitu, proses pelipatan empat surat suara yang sudah diterima mulai dilakukan.

Dikatakannya, untuk proses penyortiran dan pelipatan surat suara, 400 orang dkerahkan dalam setiap harinya. KPU sendiri menargetkan proses sortir dan pelipatan dapat selesai dalam waktu dua minggu.

“Targetnya dua minggu bisa selesai. Paling lama tiga hari sebelum pencoblosan sudah bisa didistribusikan,” kata Junaedin di lokasi pelipatan surat suara, GOR Banyu Sinergi Mandala, Kecamatan Garut Kota, Minggu (10/03/2019)

Junaedin menjamin, selama proses pelipatan tidak akan terjadi kebocoran. Untuk menjaga proses pelipatan dan penyortiran sejumlah aparat keamanan dikerahkan.

Sementara itu, semua petugas pelipat, saat masuk dan keluar akan mendapat pemeriksaan ketat. Setiap petugas diperiksa KTP dan fotonya. Telepon, kamera, dan tas tidak boleh dibawa masuk ke dalam tempat pelipatan.

“Semua petugas ini kami periksa satu-satu. Jadi kami jamin tidak akan ada surat suara yang dibawa ke luar,” tandasnya.

Dijelaskannya, semua proses pengadaan logistik itu dijamin akan tepat jumlah, mutu, dan sasarannya. Saat pendistribusian ke setiap wilayah, tak akan ada surat suara yang tertukar. “Prosesnya juga diawasi polisi dan Bawaslu. Jadi biar tidak ada kecurangan,” ucapnya.

Dari hasil penyortiran, KPU sudah menemukan ada surat suara yang rusak dan bolong. Surat suara yang rusak akan diajukan untuk diganti setelah proses pelipatan selesai. (Tim GE)***

Editor: ER.

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here