Sidang Lanjutan Kasus Buper, Kadispora Didakwa dengan Pasal Ini

Suasana persidangan kasus Buper di Pengadilan Negeri (PN) Garut. Rabu (13/03/2019)/ foto:Ade Indra/GE.***

garutexpress.id – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut, Kuswendi kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Garut terkait kasus pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di kaki Gunung Guntur, Rabu (13/03/2019).

Sidang tersebut membacakan eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang tersebut Penasihat Hukum Kadispora Garut, Kuswendi, yakni Aldis Sandika menilai dakwaan terhadap Kuswendi tidak cermat. Hal ini karena pertanggungjawaban sebagai subjek hukum itu tidak tepat. Terutama dalam pengenaan pasal.

Kuswendi didakwa dengan tuntutan melanggar UU No 32 Tahun 2009 Pasal 109 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kuswendi didakwa lantaran dirinya dinilai mengabaikan perizinan dalam membangun Bumi Perkemahan dengan tidak menyertai Izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).

“Terdakwa (Kuswendi) hanya kepanjangan tangan dari pemerintah diatas yaitu Bupati. Jadi kita ajukan keberatan,” ucapnya.

Related Post

Akan tetapi, pihaknya menolak jika Bupati Garut Rudy Gunawan dinilai bersalah terkait kasus ini. Ia pun meminta isu yang dibahas tak dialihkan. Eksepsi yang disampaikan itu menurutnya, karena posisi terdakwa merupakan kepanjangan tangan. Dalam hal ini, kata dia, ada kesalahan terhadap hukum.

“Terdapat kesalahan dimana terdakwa dinilai bersalah dengan badan usaha tapi disini terdakwa pemerintahan. Harus lebih cermat dan subjek hukum harus tepat,” tukasnya.

Sidang sendiri akan dilanjutkan pada Rabu (20/3/2019) dengan agenda tanggapan eksepsi terdakwa dari JPU.(AI) ***

Editor: ER.


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.