Seismograf Raib, Petugas Terpaksa Pantau Aktivitas Gunung Papandayan Secara Manual

Petugas memasang alat pemantau aktivitas gunung manual di kawasan Gunung Papandayan, Kecamatan, Cisurupan, Kabupaten Garut.***

garutexpress.id – Pasca raibnya seismograf atau alat sensor pendeteksi gempa beberapa hari yang lalu, kini petugas pemantu Gunung Papandayan, Kecamatan Cisrupan, Garut terpaksa melakukan tugasnya secara manual. Seperti diketahui, sedikitnya ada 3 unit seismograf yang dipasang di kawasan Tegal Panjang dan Nangklak Gunung Papandayan hilang.

Menurut  petugas Pos Pengamatan Gunung Papandayan, Momon, kini di kawasan tersebut hanya memiliki satu unit saja. Dengan minimnya fasilitas sensor otomatis ini, pemantauan aktivitas gunung menjadi kurang maksimal.

” Ya, untuk sementara kita lakukan pengamantan Gunung Papandayan dengan cara visual atau pandangan mata (manual). Sesimograf yang tersisa satu unit tidak bisa dioptimalkan,” ujar Momon, kepada sejumlah awak media, Rabu (20/03/2019).

Hingga saat ini, status Gunung Papandayan masih dalam kondisi level satu normal aktif. Sebelumnya aktivitasnya  mengalami penurunan dari level dua waspada.

“Meski dalam kondisi normal aktif, kami tetap himbau untuk masyarakat atau wisatawan tidak mendekati  kawah aktif Gunung Papandayan karena bisa beresiko tinggi,” tandasnya. (Tim GE)***

Editor: ER.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here