Seismograf Raib Digondol Maling, Aktivitas Gunung Papandayan Sulit Terpantau

garutexpress.id-  Seismograf atau alat pendeteksi gempa yang ada di kawasan Gunung Papandayan Garut raib digondol maling. Sedikitnya ada 5 unit seismograf yang terpasang di kawasan Gunung Papandayan, dari 5 sesimograf kini hanya tersisa satu unit, sisanya raib.

Menurut staf pos pemantauan Gunung Papandayan, Momon, hilangnya seismograf di gunung Papandayan ini sudah beberapa kali terjadi. Selain mengalami kerugian yang diperkirangan hingga Rp 400 juta, kini aktivitas Gunung Papandayan yang mempunyai ketinggian 2665 meter diatas permukaan laut tidak bisa terpantau.

“Kalau hanya 1 unit (seismograf) kami akan kesulitan mendeteksi pergerakan atau aktivitas Gunung Papandayan,” kata Momon, Senin (18/03/2019).

Diungkapkannya, aksi pencurian seismograf sering terjadi setelah pengelolaan kawasan Gunung Papandayan beralih ke pihak swasta. Sebelumnya, kawasan Gunung Papandayan dikelola Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA).

Momon menambahkan, maraknya pembukaan lahan di Gunung Papandayan memungkinkan posisi seismograf menjadi tidak aman. Dengan terbukanya beberapa luas lahan Gunung Papandayan memudahkan aksi orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“ Kejadian hilangnya seismograf sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib. Tetapi sampai kini belum ada hasil memuaskan,” tukasnya.

Menurutnya, hingga saat ini, seismograf pengganti belum bisa di pasang. Selain harganya cukup mahal, posisi penanaman seismograf kedepannya harus benar-benar pada posisi aman.

“Harus ditempatkan diposisi yang aman, agar kejadian hilangnya alat pendeteksi awal bencana ini tidak terulang,” pungkasnya. (Useu G Ramdani)***

Editor: ER.

 

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here