Perubahan Tarif Resmi Ojek Online Ditetapkan Pekan Depan

SEJUMLAH aksi unjukrasa terkait penetapan tarif ojek online.*

Garutexpress.id – Kepastian tarif ojek online baru akan dikeluarkan Senin pekan depan. Ini menyusul belum ditemukanya titik sepakat antara driver dengan pihak aplikator selaku operator pengelola.

Disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Jakarta, pengumuman terpaksa kembali mundur dari jadwal semula. Awalnya, terang menhub, pemberitahuan tarif pasti akan dibuka ke publik minggu ini. Namun karena masih terjadi proses negosiasi, lanjut Budi, rencana ini kembali ditunda.

“Senin akan ditetapkan. Ada yang masih dibicarakan,” tutur Budi Karya, Kamis (21/3/2019).

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, dikatakanya, benar masih ada perdebatan yang cukup alot antara aplikator dengan pihak driver.

“Saya mau ketemu lagi dengan asosiasi pengemudi untuk terima masukan. Kemarin sudah agak mengerucut,” kata Budi Setiyadi, perkuat ucapan Menhub.

Diungkapkanya, driver ojek online masih tetap meminta tarif di angka Rp 2.400/km tanpa potongan dari aplikator. Sedangkan pihak aplikator, terangnya, meminta pemberlakuan gros atau dipotong sebesar 20%.

Budi Setiyadi menambahkan kedua pihak juga cenderung menerima kebijakan tarif flat di 3-5 km perjalanan pertama. Budi menyebut, rata-rata para pihak menerima ketentuan tarif jarak dekat, misalnya di bawah 5 km dipatok pada angka Rp 10.000.

“Rata-rata terima 5 km Rp 10.000. Jadi, jauh dekat di bawah 5 km itu Rp 10.000. Tarif batas atas juga landai [tidak ada resistensi]. Tarif batas bawah yang per km ini yang agak alot,” terangnya. (Donimelody)*


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here