PA Baru Tahu Ada Nomer Janda di Garut Bocor ke Publik

Humas Pengadilan Agama Garut, Dihyah Wahid

garutexpress.id – Ramai di media sosial terkait bocornya puluhan nomer janda muda ke publik disikapi serius oleh Pengadilan Agama (PA) Garut. Pihak Pengadilan Agama  mengaku baru tau ada puluhan nomer janda muda yang bocor ke publik.

“Saya justru baru tau dari rekan-rekan media tentang penyebaran informasi ini,” kata Humas Pengadilan Agama Garut, Dihyah Wahid, kepada garutexpress.id saat ditemui di kantornya, Senin (25/3/2019).

Dihyah mengaku, dirinya tak pernah mengeluarkan dokumen pribadi para pihak. Apalagi, kata dia, nomer handphone para pihak yang menyangkut pripasi seseorang.

“Kami tidak diizinkan dan tidak dibenarkan mengetahui nomer HP para pihak. Jelas penyebarnya bukan Pengadilan Agama Garut,” kata dia.

Ia menandaskan, dirinya sebagai Humas di PA Garut tidak pernah menyebarkan nomer para pihak. Segala sesuatu yang akan disampaikan ke publik tentunya harus diketahui pimpinan.

“Jadi tidak mungkin Humas PA mengeluarkan nomer para pihak,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, redaksi garutexpress.id menerima pesan terkait nomer-nomer janda muda di Garut. Setelah dicoba salah satu sampel ternyata nomer itu aktif.

“Hallo, siapa ya?” Suara bening terdengar di ujung telpon saat penulis mengambil sample kabar beredarnya puluhan nomor janda di grup aplikasi Whatsapp. Kepada penulis dia membenarkan bernama Riska.

Ia mengaku tinggal di daerah  Pembangunan Garut. Sayangnya ketika coba ditelisik lebih jauh, wanita berusia 22 tahun itu terkesan malu–malu memperinci status serta aktivitas keseharianya.

“Ia benar Riska A. Emangnya ada apa ya? Mau tahu aja, he he,” ujarnya, tersenyum halus sambil mencoba mengulur jawabanya.

Dalam sepekan terakhir ini, daftar nama serta nomor telepon milik janda muda di Garut menjadi perbincangan hangat netizen. Berbagai respon dalam bentuk komentar keluar. Sebagian melontarkan rasa kepenasaranya dengan mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

Penghuni grup dengan no 08522321xxx menyahut dengan celotehan girang. “Wah bener teu sih? (Wah benar gak nih?), kebetulan masih singgel gue,” ujarnya

Selain list nama serta nomor yang dapat dihubungi, informasi yang beredar itu juga memuat usia wanita muda yang rata-rata berada pada kisaran 23 tahun. Berdasar keterangan pada pesan berantai tersebut, puluhan perempuan diduga janda muda itu, tercatat melajang per 12 Maret 2018. (Donimelody)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here