Mukarom, Messi dari Garut Utara

MUKAROM Muslih Yunus didampingi sang pelatih, Qiqi Kusdiana, S.Pd, usai menerima trofi pemanin terbaik pada sebuah keujaraan futsal, belum lama ini. (foto : Dok. Pribadi)***

garutexpress.id – Skill berkelas yang dipertunjukan saat mengolah bola di lapangan futsal, membuat julukan “Mesi dari Garut Utara”, melekat pada diri Mukarom Muslih Yunus (16). Pemain serba bisa andalan SMPN 3 Limbangan, Kabupaten Garut.

Karom, nama pangilan bintang futsal asuhan pelatih Qiqi Kusdiana, S.Pd, itu, lahir dan dibesarkan di kampung halamanya, Desa Limbangan Barat, Kecamatan Balubur Limbangan.

Saat usia sepuluh tahun, ia mulai tertarik menekuni olahraga futsal. Kala itu, ia getol berlatih meski dengan fasilitas seadanya. Seiring waktu, talenta emas yang dimiliki pelajar dengan tinggi badan 160 cm itu, mulai terlihat saat masuk bangku SMP.

Dikalangan pemain futsal tingkat pelajar, nama Mukarom Muslih Yunus, cukup familiar. Aksi menawanya di lapangan, membuat putra keempat pasangan Dudun Abdul Malik (alm.) dan Lilis Nurhayati itu mendapat sembilan kali gelar pemain terbaik tingkat Kabupaten Garut. Pelajar kelas IX itupun sukses mencatatkan namanya sebagai topscore pada tiga turnamen berbeda tahun 2017 dan 2018.

Kepada garutexpress.id, Senin (11/3/2013), Karom mengaku kerap dihadapkan pada kondisi minimnya finansial. Namun, pelajar yang kini menyandang status yatim itu tetap “keukeuh”. Ia akan terus mengejar mimpi besarnya untuk menjadi pemain profesional.

“Hal yang paling saya benci adalah kekalahan dalam sebuah pertandingan, dan saya punya obsesi besar untuk jadi pemain profesional,” tegas pengidola Lionel Messi tersebut mengutarakan harapanya.

Bersama timnya, ia telah membawa sebanyak 15 trofi juara bagi SMP 3 Limbangan. Dua di antaranya didapat dari open turnamen yang berlangsung di Kota dan Kabupaten Bandung awal tahun 2019 kemarin. (Donimelody)***

Editor : SMS


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here