Merasakan Sensasi Mancing Ikan “Monster” di Waduk Jatigede

garutexpress.id –  Selain tempat wisata, waduk Jatigede kini menjadi salah satu lokasi favorit bagi para mancing mania. Waduk yang terbentuk dari aliran Sungai (WS) Cimanuk dan Cisanggarung ini banyak didatangi pemancing dari berbagai daerah dan kota, seperti Garut, Bandung, Tasik dan tempat-tempat lainnya.

Sejak dibangun tahun 2010 hingga selesai pada tahun 2015 lalu, waduk yang terletak di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang ini tak pernah sepi pengunjung.

Tak hanya sekedar berdarmawisata, pengunjung waduk dengan ketinggian 114 meter dari galian ini ternyata banyak diantaranya adalah penggemar mancing. Betapa tidak, di kedalaman waduk Jatigede rupanya dihuni berbagai jenis ikan air tawar dengan ukuran besar atau biasa disebut babon dalam istilah mancing.

Hal tersebut tentu saja menggiurkan bagi para angler (pemancing) mania, yang penasaran akan tarikan ikan-ikan waduk Jatigede.

Pemancing asal Kecamatan selaawi Kabupaten Garut, Budi Muhamad Wahyudin yang akarab disapa Budi (42) menceritakan pengalaman selama ia dan kawan sesama pemancingnya merasakan sensasi mancing di Jatigede.

Budi yang rumahnya terbilang tidak terlalu jauh dari Waduk Jatigede, rutin dua hari dalam seminggu pergi untuk melempar kail sebagai pelepas hobi memancingnya.

“ Khusus bagi para mancing mania yang belum pernah pergi ke Jatigede, sebelumnya harus tahu dulu titik-titik atau spot yang dihuni banyak ikan,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa lokasi yang ia sering datangi, diantaranya daerah yang disebut Patok, Babuy, Buah Ngariung, Pasir Leutik, Cipawenang, Betok dan curugan tepat di bawah bendungan.

“ Ada pula lokasi-lokasi lain yang juga sering dijadikan tempat untuk memancing ikan. Disamping banyak, ikan-ikan di Waduk Jatigede ukurannya besar-besar,” ujarnya.

Dikatakannya, selama ini Ia dan teman sesama pemancing pernah mendapatkan ikan mas dengan berat 9 kilo gram. Bukan hanya ikan mas, beberapa jenis ikan lain yang mempunyai ukuran monster juga pernah menyambar umpan miliknya, seperti mujair, graskaf dan ikan patin.

” Waaah, sensainya sangat luar biasa, saat umpan kita disambar ikan dengan ukuran besar. Apalagi yang makan umpan itu ikan patin seberat 25 kilo gram mantap sekali,” ungkapnya, Senin (18/03/019).

Umpan yang biasa dipakai Budi untuk memancing di Waduk Jatigede, rupanya cukup sederhana. Umpan alam seperti cacing tanah, jangkrik dan kepiting cukup bisa diandalkan. Tetapi, sesekali Budi meracik umpan sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di toko pancing.

Asyiknya mancing di waduk Jatigede rupanya menarik perhatian penggemar mancing yang datang dari berbagai kalangan. Dede Rosyidin yang merupakan pegawai desa, juga pernah merasakan sensasi “strike” ikan Jatigede.

Babon ikan mas seberat 5 kilo gram menyambar umpan yang membuat jorannya melengkung hingga dirinya sedikit panik. Untung saja, ikan tersebut tidak lepas dan berhasil ditangkap.

“ Waduk Jatigede memang sangat cocok untuk para pehobi mancing. Selain bisa melepas lelah dengan panorama pemandangannya, ikan yang berhasil ditangkap bisa di konsumsi dan jangan lupa ngasih tetangga jika dapat banyak,” katanya seraya tersenyum.“ (Useu G Ramdani)***

Editor: ER.

 

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here