Merasa Dirugikan, Ketua PP Sukamenak Laporkan Pemilik Akun FB Ini ke Polisi

Ketua Pemuda Pancasila Ranting Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Adis C Rosadi, menunjukan bukti printout percakapan di media sosial facebook sebagai barang bukti pelaporannya ke Polisi, Jumat (29/03/2019). / foto: Doni/GE.***

garutexpress.id – Ketua Pemuda Pancasila (PP) Ranting Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Adis C Rosadi, akan menempuh jalur hukum terkait pencemaran nama baik yang dilakukan pemilik akun facebook (fb) bernama Reysa Qiki Panqesty.

Langkah tersebut diambil Adis setelah berhasil mengabadikan beberapa tangkapan layar (Screen shoot) dari postingan pelaku yang dinilai telah merugikanya secara personal dan organisasi.

“Tolong carikan info alamat lengkap orang ini, dia sudah menghancurkan karir artis model terkenal,” demikian petikan status pelaku disertai foto di akun facebook miliknya tertanggal 18 Maret 2019.

Kepada siapa saja yang mampu memberikan informasi, tulis wanita yang tidak dikenal Adis itu berjanji memberikan imbalan sebesar Rp 1 juta. Parahnya, postingan tersebut diikuti komentar bernada ancaman dari seorang pria yang mengaku sebagai kekasih Reysa.

” Sok tuman wae lah, urusin jelma kitu mah. Ketua PP Gob*** lamun aya dihareupeun disiksa ku saya ( Ayo lah urusin orang begitu. Ketua PP kurang ajar. Jika ada di depan saya, sudah saya pukul ),” hardik akun Dung Hmung di kolom komentarnya.

Postingan tersebut bukan satu-satunya umpatan pelaku dijejaring facebook. Masih ada beberapa postingan bernada ancaman yang kini disiapkan pelapor sebagai alat bukti.

Melalui pesan yang dikirimkan ke garutexpress.id, Jumat ( 29/3/2019 ), Ketua Pemuda Pancasila Ranting Sukamenak itu membenarkan jika dalam beberapa hari kedepan pihaknya akan melaporkan pemilik akun tersebut ke polisi. Laporan didasari perbuatan pelaku yang dinilai telah melakukan pencemaran nama baik disertai ancaman.

” Ya, kami dari organisasi akan melayangkan laporan resmi. Kami menilai apa yang dilakukan pelaku bukan lagi secara personal, namun menyasar kepada organisasi. Ini yang mendorong kami memutuskan ambil tindakan hukum,” tandasnya.

Adis mengaku sama sekali tidak mengenal siapa pemilik akun tersebut. Ia menjelaskan tidak memiliki masalah apapun denganya selama berteman di jejaring facebook.

Rencananya , dua pemilik akun facebook, Reysa Qiqi Pankesty dan Dung Hmung tersebut akan segera dilaporkan dalam beberapa hari ke depan. Adis beserta tim pendamping hukum mengaku telah mempersiapkan beberapa petunjuk serta alat bukti tambahan. (Doni Melody)***

Editor: ER.

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here