Menyongsong Pemilu 2019, Saksi TPS Mendapat Pelatihan Bawaslu

Prosesi penyerahan data saksi TPS, diserahterimakan secara simbolis oleh pengurus salahsatu partai politik di kantor sekretariat Panwascam Selaawi, Selasa (12/03/2019)/ foto: Useu G Ramdani./GE.***

garutexpress.id – Pemilihan umum 2019 akan segera dilaksanakan. Penyelenggara Pemilu 2019, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas (Bawaslu) terus berupaya meningkatkan mutu sistem pemilu sekarang ini.

Salah satu upaya Bawaslu di antaranya memberikan pelatihan kepada saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saksi yang akan dilatih Bawaslu ini berasal dari partai politik peserta Pemilu.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Syahid menjelaskan, saksi TPS yang berasal dari 16 Parpol peserta pemilu 2019 akan dilatih oleh Bawaslu melalui pengawas pemilu tingkat kecamatan.

“Di Kabupaten Garut sendiri ada 8056 TPS, sehingga idealnya ada 128,896 orang saksi yang akan dilatih Bawaslu,” ujar Ahmad Nurul, kepada garutexpress.id,  Selasa (12/03/2019).

Dijelaskannya, angka tersebut berasal dari jumlah TPS sebanyak 8056 dikali jumlah parpol sebanyak 16. Selain saksi parpol, saksi calon Presiden di setiap TPS pun sama akan dilatih Bawaslu.

“Hanya saja sampai saat ini baru beberapa partai politik saja yang sudah menyerahkan data saksi ke Bawaslu, dan Panwascam,” unkapnya.

Ahmad menyebut, dari sejumlah partai politik yang siap memberikan data saksi untuk dilatih Bawaslu, hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tidak akan mengikuti pelatihan tersebut.

Ahmad menambahkan, pihak PDIP menyatakan hal tersebut dengan alasan sudah ada badan khusus internal partai yang menyelenggarakan pelatihan untuk saksi.

Pelatihan saksi TPS tersebut di anggap penting. Selain merupakan amanat Undang-undang no 7 tahun 2019 pasal  351 ayat 8, pelatihan ini bisa menyamakan pemahaman antar peserta pemilu, penyelenggara dan juga masyarakat sebagai pemilih.

“Jika semua unsur paham aturan, maka semuanya akan berjalan lancar,” tandasnya.

Untuk tingkat kecamatan sendiri, beberapa parpol sudah menyerahkan data saksi ke Panwascam. Panwascam Selaawi misalnya, sampai saat ini sudah ada empat parpol yang sudah menyerahkan data saksi. Namun masih ada Panwascam yang belum menerima data tersebut, salah satunya Panwascam Kadungora.

Sementara itu, saat dihubungi garutexpress.id, ketua Panwascam Kadungora, Heri Fajar Rahmat mengatakan, sampai saat ini belum ada satupun parpol di wilayahnya yang meyerahkan data saksi. (Useu G ramdani)***

Editor: ER.

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here