Mayat yang Ditemukan di Selokan Pedati Rancabango Ternyata Warga Kampung Loji

Kapolsek Tarogong kaler, Iptu Tito Bintoro, bersama warga sesaat selah mengevakuasi jasad Neni yang ditemukan di selokan Pedati, Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Selasa (19/03/2019)/ foto: Useu/GE.***

garutexpress.id – Identitas jasad perempuan paruh baya yang ditemukan di selokan Pedati, Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong kaler akhirnya terungkap. Jasad ibu malang ini diketahui bernama Neni Sumarsih (41) warga Kampung Loji, RT/RW: 01/02, Desa Cimangantenj, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut.

Jasad Neni pertama kali ditemukan sekira pukul 01.30 WIB, Selasa (19/03/2019) oleh Arif Prtama dan Jajang yang diketahui sebagai suami almarhumah. Saat ditemukan pertama kali, Neni sudah tak bernyawa mengambang di dalam selokan Pedati yang tak jauh dari rumahnya.

“Awalnya,saya kira boneka karena terlihat tangannya. Saat itu sekitar pukul satu tigapuluhan di lokasi tengah hujan lebat. Pas diteliti ternyata mayat ibu Nani,” ujar Arif,

Beberapa saat pascaditemukannya mayat, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tarogong kaler. Mendapat laporan warga, Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Tito Bintoro bersama anggotanya langsung mengecek ke TKP.

Related Post

Menurut keterangan Iptu Tito Bintoro, korban sebelum meninggal diduga terpeleset kemudian tercebur ke dalam selokan Pedati.  Tito juga mengatakan, korban dikethaui memilki riwayat penyakit diabetes.

“Ya, korban diduga meninggal setelah sebelumnya terjatuh ke dalam selokan. Almarhumah juga diketahui memilki riwayat penyakit diabetes,” ungkapnya.

Usai dievakuasi, jasad Neni langsung dibawa ke rumah duka. Rencananya, korban akan langsung dimakamkan hari ini juga. (Useu G Ramdani)***

Editor: ER.


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.