Kasus Video Dukungan untuk Capres 01, Kades Cimareme Mulai Diperiksa Satreskrim

Jajang Haerudin, Kades Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, saat menyampaikan ajakan mendukung Capres 01 dalam video./ foto: screenshot.***

garutexpress.id –  Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Garut, AKP Maradona Armin Mafaseng menegaskan, pihaknya sudah menerima pelimpahan kasus pidana pemilu video dukungan untuk Capres 01 yang dilakukan Jajang Haerudin, Kades Cimareme, Kecamatan Banyuresmi dari sentra Gakkumdu Bawaslu Garut.

“  Pelimpahan kasusnya dari sentra Gakkumdu  sudah kita terima pada 13 Maret kemarin. Kita sendiri mendapatkan waktu selama 14 hari kerja sebagaimana diatur dalam peraturannya,” tandasnya, saat diwawancarai wartwan di kantornya, Rabu (20/3/2019).

Dijelaskannya, pihaknya hingga saat ini sendiri sudah memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan dengan video tersebut. Di antaranya yang diperiksa Kepala dan Sekretaris Desa Cimareme.

“Selain Kades dan Sekdes Cimareme, kita juga memintai keterangan dari Panwascam Banyuresmi yang pertama kali menemukan video tersebut. Yang kita jadikan saksi juga termasuk pendamping Panwascam,” ungkapnya.

Menurutnya, objek dalam kasus terssebut  adalah video.  Pihaknya juga menerjunkan tim ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik.

“Tujuannya adalah agar bukti video tidak terbantahkan. Karena kita khawatir kalau video ini kemudian disebut editan,” tukasnya.

Maradona menyebut,  Kepala Desa Cimareme belum ditahan, hal tersbeut dikarenakan ancaman kurungan yang akan dikenakan kepadanya paling lama satu tahun.

“Dengan ini maka memang tidak bisa ditahan, baik dalam proses penyidikan maupun penuntutan, hingga pemeriksaan di persidangan. Penahanan bisa dilakukan kalau ancaman hukumannya diatas lima tahun. (Tim GE)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here