Kasus Video Dukungan Kades Cimareme untuk Capres 01 Mulai Disidik Polisi

garutexpress.id – Penanganan kasus video Kepala Desa (Kades) Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jajang Haerudin terus berlanjut.  Seperti diketahui, Kades Cimareme telah mebuat heboh warganet dengan ulahnya membuat video berisi dukungan untuk Capres 01, belum lama ini. Dari hasil penyidikan, ada indikasi pelanggaran tindak pidana Pemilu.

Menurut Komisioner Bawaslu Garut, Ahmad Nurul Syahid, pihaknya sudah menemukan adanya indikasi pelanggaran. Untuk menangani kasus tersebut, penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah melimpahkannya ke Polres Garut.

” Di Bawaslu sudah selesai prosesnya. Sekarang sudah disidik sama kepolisian,” ujar Ahmad, saat djumpai wartawan di kantornya, Jalan Pramuka, Senin (18/3/2019).

Sejak akhir Februari (2019) kasus yang mejerat Kades Cimareme mulai ditangani Bawaslu. Jajang selaku Kades Cimareme juga sudah dipanggil untuk dimintai keterngannya. ” Kami juga memanggil sekdesnya (Cimarme). Informasinya, sekdes terlibat dalam penyebaran video,” ungkapnya.

Satreskrim Polres Garut kini mulai menangani kasus tersebut. Gakkumdu Bawaslu Garut telah melimpahkan kasus ini pada Rabu (13/3/2019).  Sementara itu, polisi sendiri memiliki waktu 14 hari untuk menuntaskan kasus tersebut, sesuai aturan yang berlaku.

Saat diperikasa, Jajang mengakui mengakui jika video itu dibuat olehnya. Namun, Ia berkilah, bahawa selama ini tidak mengetahui jika kades tak boleh mendukung capres.

Video berdurasi 37 detik itu dibuat Jajang dengan sengaja di rumahnya untuk disebarkan ke warga di Cimareme. Dalam proses penyebaran video dukungan untuk capres 01 itu, Sekdes Cimareme diminta untuk membagikannya ke medsos. (FW)***

Editor: ER.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here