Karir Diva Melejit Sebagai Petaekwondo Putri

Diva Sepia (15), menunjukkan medali penghargaan atas prestasi yang diraihnya.*

Garutexpress.id – Menjadi seorang petaekwondo putri, bukanlah hasrat yang didambakan, Diva Sepia (15), sedari kecil. Namun perjalanan putri kedua dari pasangan suami istri, Marga Saputra dan Iim Halimah itu, kini telah menghantarkanya menjadi petarung taekwondo andalan milik Dojang RTT Korem 062 Tarumanagara.

“Mimpipun tidak, awalnya diajak teman ikut masuk dojang. Sempet ogah – ogahan juga sih, waktu itu masih kelas VI SD saya inget,” kata Diva membuka awal kisah perjalananya sebagai petaekwondo putri.

Bujukan teman yang terus berulang, akhirnya membuat siswi SMPN 4 Garut itu memutuskan ikut berlatih. Di tempat latihan, menurutnya, ia diperkenalkan dengan 2 orang Sabem ( Sebutan bagi pelatih taekwondo – red ), yakni sabem Arip dan Rino.

Dari situ mulailah awal cerita gadis pemilik nama lengkap, Diva Sepia Saputra, jatuh hati pada aktifitas bela diri taekwondo yang ditekuninya hingga saat ini.

Nampaknya, Diva tergolong murid yang cepat menerima serangkaian tehnik yang diajarkan sabem. Terbukti, ia langsung mengukir sukses di kejuaraan taekwondo UIN tahun 2017. Gelar juara 1 yang didapatnya itu menjadi capaian perdana sejak memutuskan masuk dojang pertengahan tahun 2016.

Sejak itu, keseriusan petaekwondo kelahiran 22 September 2004 itu, semakin terpacu. Bahkan ia mulai mengidolakan Zukifli, seorang petaekwondo internasional. Tempaan mental dan disiplin selama berlatih di Makorem, bahkan telah menumbuhkan asa baru. Peraih juara berturut – turut pada kejuaraan ITN II tahun 2018 dan ITN III tahun 2019 itu, berhasrat masuk menjadi tentara wanita.

“Iya, mungkin nasibnya ada disini. Sekarang sudah menjadi kesenangan. Alhamdulillah ada beberapa piala yang sudah didapat. Inginya naik level iku kejuaraanya, dan semoga sampai ditingkat nasional,” urai Diva, ramah saat mengutarakan harapanya.

Capaian yang diraih, Dikatakannya, tak lepas dari dorongan semangat yang didapat dari kedua orang tuanya. Bimbingan sabem dan pihak sekolah juga menjadi paktor penting penunjang karirnya selama ini. Selain itu ia juga tak lantas melupakan sosok berjasa, seorang teman yang dulu sempat memaksanya berlatih taekwondo. (donimelody)*


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here