Honorer Meradang, BKN : 70 Persen Pemda Belum Siap Gaji P3K

garutexpress.id – Untuk menggaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ( P3K ) ternyata sejumlah pemerintah daerah (Pemda) ditenggarai belum siap. Bahkan, menurut  humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan, ketidaksiapan Pemda untuk menggaji P3K ini peresentasenya mencapai 70 persen.

Selain itu, masih banyak pemerintah daerah yang belum menuntaskan proses pengajuan usulan ulang kebutuhan formasi P3K. Padahal, usulan itu harus dilengkapi pernyataan komitmen Pemda dalam menyiapkan anggaran gaji serta tunjangan untuk PPPK.

“Dengan alasan itu, maka pengumuman kelulusan P3K ditunda untuk batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Muhammad Ridwan, Selasa (12/03/2019).

Menyikapi hal tersebut, ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Honorer Kategori 2 Garut, Dudi Abdulah berharap, dengan penundaan ini semoga tidak ada “permainan.” ” Saya berharap semua yang lulus passing grade diangkat (ASN-P3K),” tukasnya.

Sementara itu, guru honorer K2 asal Garut selatan, Roro Emma Kunintriasih menegaskan, intinya honorer K2 hanya menuntut kesejahteraannya ditingkatkan.

“Intinya, honorer ditingkatkan kesejahteraanya. Tolong jangan dibentur-benturkan dengan berbagai regulasi. Ikut CPNS dibenturkan dengan usia, daftar P3K sudah lulus dibenturkan dengan kuwota dan sumber gaji. Pusat melimpahkan ke daerah. Daerah harus bertanggung jawab.  Sementara daerah terbentur dengan anggaran.  Duh, meni lieurr pokona mah,” keluhnya.

Diharapkannya, pemerintah pusat bisa mencari solusi dan formula yang tidak merugikan honorer K2. Jangan sampai hanya janji-janji tanpa bukti.

” Kita ini sudah terlalu lama menunggu, cape dengan janji-janji. Tes P3K tahap 1 kan sudah selesai juga. Kenapa pengumuman ditunda-tunda dengan berbagai alasan,” tukasnya. (Seno)***

Editor: ER.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here