Hasya : “Di Darat Kita Kawan, di Air Kita Lawan!”

HASYA (jaket biru) dan Biyadika didampinging Uceng, S.Pd, serta technical deleget pertandingan Pengda PRSI Jabar, Drs. Dadang Ahmad, M.Pd (jaket merah), usai upacara penghormatan pemenang pada sebuah kejuaraan renang tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung, belum lama ini. (Foto : Dok. Pribadi)***

garutexpress.id – Meraih prestasi karier di bidang olahraga tak cukup dengan latihan simultan, tapi juga harus dibarengi semangat  juang  tinggi dan tekad membara. Hal itu sangat difahami Hasya Perwira Yuniarto (13), salah satu perenang muda andalan Klub Aqualux Garut.

“Di Darat Kita Kawan, di Air Kita Lawan”. Begitulah motto karier penggemar ayam goreng ini. Berkat motto tersebut, kehadiran remaja tingting pengagum atlet renang dunia, Joseph Schooling, ini di kancah kejuaraan renang tingkat Jawa Barat makin diperhitungkan.

Bagaimana tidak, torehan prestasi yang diukir perenang asal Kampung Pasir, Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut ini cukup mengagumkan. Selama tiga tahun berkarier,  putra bontot pasangan Bambang Yulianto dan Hani Kurniati ini, telah berhasil mengoleksi  12 gelar kampiun baik di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Barat.

Padahal,  perjalanan karier  penggemar warna hitam dan paling takut film horor itu boleh dibilang baru seumur jagung. Hasya memulai langkahnya pada Januari 2017. Namun, berkat bimbingan sang pelatin, Uceng Jaelani, S.Pd, laju raihan prestasinya meningkat pesat. Gelar  munggarannya ditoreh pada event kejuaraan renang JAS Cup (Mei 2017), dengan menyabet  jawara nomor 50 m gaya bebas.

Rupanya, langkah awal yang manis itu menjadi motivasi tersendiri bagi Hasya. Tepat setahun berikutnya, Hasya menyabet gelar kampiun O2SN SD se-Kabupaten Garut.  Sepanjang tahun 2018, sedikitnya tujuh gelar jawara diraihnya. Selama bulan Maret 2019, empat nomor juara diukir dengan tinta emas dalam buku perjalanan karier perenang yang bercita-cita jadi TNI ini.

Berikut ini catatan gelar kampiun yang diraih perenang bertinggi/berat badan : 156 cm/36 kg yang terobsesi bisa meraih juara renang tingkat ASEAN ini :

  1. Juara I, 50 M Gaya Bebas JAS Cup, Mei 2017
  2. Juara I, O2SN Kab. Garut, Cab. Renang, Mei 2018
  3. Juara I, 50 M Gaya kupu-kupu Kel D, Tanjungsari, Desember 2018
  4. Juara I, 100 M Gaya kupu-kupu Kel D, Tanjungsari, Desember 2018
  5. Juara I, Estafet Gaya Ganti, Tanjungsari, Desember 2018
  6. Juara I, Estafet 4 x 50, MADWAVE Tasik Open, Desember 2018
  7. Juara I, 25 M Gaya Dada, Ciamis Aquatic Cup, Agustus 2018
  8. Juara I, 50 M Gaya Dada, Ciamis Aquatic Cup, Agustus 2018
  9. Juara I, 100 M Gaya Bebas, Bandung, Maret 2019
  10. Juara I, 50 M Gaya Kupu-kupu, Bandung, Maret 2019
  11. Juara I, 100 M Gaya Dada, Bandung, Maret 2019
  12. Perenang Terbaik Kel. SD. C Putra, Bandung, Maret 2019

 

Ketika ditanya tentang prestasinya itu, Hasya hanya menjawab singkat.

“Itu semua berkat bimbingan pelatih dan doa dari kedua orang tua. Juga dukungan guru-gudu dan kepala sekolah, ” kata siswa SD Cinta Karya 4 Samarang  yang mengaku paling benci kalau disuruh harus menunggu ini.

Pelatih Klub Aqualux Garut, Ceceng, S.Pd, mengatakan, Hasya memang selalu disiplin dan tepat waktu saat berlatih. Itu yang menjadi salah satu kunci keberhasilan kariernya selama ini.

“Hasya juga punya semangat pantang menyerah saat bertarung di kolam renang,” terang Uceng kepada garutexpress.id, Minggu (10/3/2019).

Kedua orang tua Hasya tentu bangga dengan berbagai prestasi yang diraih putranya itu. Mereka bahkan berjanji akan terus mengawal karier Hasya hingga mencapai puncak prestasi tertinggi.

“Tentu, itu menjadi kewajiban kami sebagai orang tuanya. Dan sepanjang kegiatannya itu positif dan memiliki nilai bagi perkembangan karier Hasya, tentu akan sekuat tenaga kami mendukungya,” pungkas sang ayah, Bambang Yulianto. (Donimelody)***

Editor : SMS


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here