Fasda SPMI Gelar Simulasi Pendampingan

PENGAWAS asal Tasikmalaya, Tasno Efendi, S.Pd, M.Pmat, saat memperagakan peran fasda dalam simulasi pendampingan di sekolah model SPMI. (Foto : SMS)***

garutexpress.id – Simulasi pendampingan di sekolah model, menjadi bagian cukup menarik dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diikuti para fasilitator daerah (fasda) dari Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, di Aula Hotel BTC Bandung, Kamis (14/3/2019).

Simulasi pertama yang diperagakan para fasda dari Kabupaten Tasikmalaya, berlangsung cukup hidup dan bergairah. Gambaran hambatan yang kemungkinan ditemui di sekolah model, coba diperagakan dalam simulasi ini. Karuan, pengawas yang bertugas sebagai fasda cukup kewalahan menghadapi berbagai pertanyaan dan keluhan dari peserta.

Narasumber bimtek, Neni Rohaeni, S.Pd, menjelaskan pentingnya simulasi dilakukan sebelum para fasda terjun ke lapangan. Bukan sekadar mengingatkan, tetapi lebih kepada menyiapkan berbagai hal baik secara teknis maupun non teknis yang bisa ditemui di lapangan.

PENGAWAS asal Kabupaten Garut, Ela Halimin, SH, M.Si, saat memperagakan peran fasda dalam simulasi pendampingan di sekolah model SPMI. (Foto : SMS)***

“Dengan melakukan simulasi seperti ini, diharapkan para fasda bisa mendapat gambaran. Hal-hal seperti apa yang nanti bisa terjadi pada saat melakukan pembimbingan di sekolah model,” papar Neni Rihaeni, yang juga Widyaiswara LPMP Jawa Barat.

Menurut Neni, pada sesi simulasi tersebut, pembagian masing-masing peran berjalan cukup baik. Begitu pun fasda, cukup menguasai materi apa yang harus disampaikan.

Simulasi sendiri dibagi dalam dua sesi. Setelah fasda Tasikmalaya, peserta bimtek dari Kabupaten Garut mendapat giliran kedua. Suasana pun semakin meriah. Namun begitu, para peserta tetap fokus dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi.  (SMS)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here