Bupati : Honorer K2 Garut akan Diangkat Bertahap Mulai Tahun ini

Bupati Garut, Rudy Gunawan saat menggelar pertemuan dengan beberapa pengurus FAGAR di gedung Pendopo Garut, Selasa (12/03/2019)/ foto: Seno/GE.***

garutexpress.id  – Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyatakan, mulai tahun ini (2019) honorer kataegori 2 (K2) akan diangkat menjadi ASN-P3K secara bertahap. Sontak saja, pernyataan Bupati yang direkam smartphone ini membuat kegaduhan di jejaring medsos, khususnya di grup whatsapp para honorer.

Video pernyataan Bupati Garut yang dibuat pada acara milad Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Garut ini malah sempat viral di kalangan honorer.  Dalam video berdurasi  40 detik itu, Rudi Gunawan mengucapkan selamat milad ke-13 pada Forum Aliansi Guru dan Karyawan. Selain itu, Rudy juga mengungkapkan, honorer K2 di Kabupaten Garut akan diangkat sesuai ketentuan mulai tahun ini (2019) secara bertahap hingga tahun 2024.

Beberapa pengurus Fagar Garut, mengungkapkan, pernyataan Bupati dalam video tersebut direkam saat pertemuan Fagar bersama Bupati di Gedung Pendopo, Selasa (12/03/2019).

“Hari ini Fagar memang sedang ulang tahun yang ke-3. Semoga saja Fagar jaya dan waluya,” ujar ketua Fagar Garut, Cecep Kurniadi, Selasa petang.

Diungkapkannya,  suka duka dalam perjuangan Fagar 13 tahun sudah berlalu.  Pahit manisnya perjuangan telah dirasakan bersama ribuan anggotanya. Tak kenal lelah, perjuangan itu terus digelorakan hingga kini.

Menyikapi pernyataan Bupati Garut, tentunya Fagar mengapresiasi dan menyambutnya dengan baik. Diharapkannya, pernyatan Bupati itu benar-benar terwujud.

“Semoga ini terwujud dengan baik,” tandasnya.

Salah seorang anggota Fagar, Roro Emma Kunintriasih,  meminta kejelasan terkait statemant Bupati tersebut.

“Harus ada kejelasan, secara bertahap itu seperti apa? Apakah tahun ini 1000 orang atau berapa? Kalau bertahap sampai dengan tahun  2024 itu terlalu lama. Belum nanti kalau ada lagi perubahan regulasi.  Mau setahun dua kali, empat kali. Pengangkatan yang penting selama kurun waktu 2 tahun honorer K2 beres.  Yang tidak lulus passing grade minimal diberikan upah UMR,”  harapnya.

Ungkapan senada disampaikan Imas Komalawati. Ia menilai pernyatan Bupati Garut multi tafsir.

“Saya gagal paham. Di sana ada ucapan akan mengangkat honorer K2 pada tahun ini sesuai ketentuan.  Ucapan beliau (Bupati/red) berhenti di situ. Berarti ada tanda titik. Dan akan membenahi dunia pendidikan sampai tahun 2024. Ini yang menjadi multi tafsir menurut saya. Apakah akan diangkat tahun ini secara bertahap atau bertahap sampai tahun 2024? ” ungkapnya, seraya garuk-garuk kepala. (Seno)***

Editor: ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here