Banjir di Garut, Sejumlah Jalan Protokol Tidak Bisa Dilalui

Banjir menggenangi salah satu jalan protokol di Kota Garut ditutup oleh warga karena genangan air tinggi mengakibatkan tidak bisa dilalui kendaraan, Rabu (27/3/2019).*

Garutexpress.id – Sejumlah jalan protokol di Kabupaten Garut, Jawa Barat di genangi banjir setinggi 50 cm hingga 70 cm. Sejumlah kendaraan roda dua banyak yang mogok dan beberapa jalan terpaksa ditutup karena genangan air semakin tinggi.

“Airnya semakin tinggi terlalu berbahaya untuk dilalui pengendara,” kata Oman (39) warga yang melakukan penutupan jalan di kawasan Pasar Ciawitali, Rabu (27/3/2019).

Antrian kendaraan saat menghindari genangan banjir, Rabu (27/3/2019).

Oman mengatakan hujan lebat sejak pukul 14.00 WIB mengguyur Kabupaten Garut mengakibatkan genangan air di sejumlah kawasan. Selain di kawasan Pasar Ciawitali, banjir punterjadi di Jalan Sudirman, Jalan SUkamelang dan Jalan SUherman.

“Banjir seperti ini kerap terjadi karena saluran drainase buruk. Akibatnya jalan kerap tergenang menimbulkan kemacetan.

Sejumlah kendaraan menerobos genangan banjir.

Sementara itu, di tempat terpisah, banjir meluap ke Jalan Suherman. Jalan ini merupakan akses utama penghubung Bandung-Tasik vis Kota Garut.

Tepatnya di depan Samsat Garut tergenang setinggi 50 cm. Banyak pengendara sepeda motor yang memilih memutar untuk menghindari banjir. Kendaraan roda empat pun harus memelankan laju kendaraannya.

Agung (26), salah seorang pengendara motor mengaku jika banjir di Jalan Suherman sangat jarang terjadi. Apalagi air sampai menutup jalan dan menghambat lalu lintas.

“Biasanya cuma ada genangan air saja. Tapi ini parah banjirnya sampai sebetis,” ujar warga Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul.

Banjir terjadi karena buruknya drainase di sekitar Jalan Suherman. Selain jalan menuju Kantor Samsat, lokasi banjir juga berdekatan dengan Kantor KPU Garut dan pom bensin.

Akibatnya arus lalu lintas menjadi tersendat. Sejumlah warga membantu mengarahkan pengendara yang akan melintas agar tak terperosok ke dalam saluran air.

Pengendara lainnya, Farhan (34), ia terpaksa harus berputar arah karena jalan yang dilaluinya tergenang banjir. Menurutnya, banjir tak hanya di satu lokasi di Kota Garut. Sejumlah jalan protokol ikut tergenang.

“Aduh parah banget ini banjirnya. Banyak kendaraan yang mogok,” pungkasnya. (MHI)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here