Arief Firmansyah, Sang Buruh yang Kini Jadi Juragan

Arief Firmansyah

garutexpress.id – Meraih suskes memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Sebuah peribahasa menggambarkan perjalanan karir Arief (37). Pria tamatan sekolah menengah atas yang kini terbilang sukses mengelola lima buah gerai produk kulit di kawasan Garut Kota.

Ukuran keberhasilan yang dinikmatinya kini, tidak serta merta didapat dengan mudah. Ia harus merasakan kerasnya memulai bisnis ini dari bawah.

Dulu, di usianya yang masih tergolong muda (22 tahun), ia memutuskan pergi dari kampung halamanya, Kecamatan Cisompet. Maksudnya untuk mencari peruntungan menjadi buruh di sebuah tempat pengolahan industri kulit di kawasan Sukaregang.

Rutinitas yang dilaluinya biasa saja layaknya seorang buruh. Berangkat pagi hari, bekerja, dan baru pulang kesorean harinya. Upah yang diterima dari sang majikan kala itu, digunakanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, hasrat untuk merubah nasib tertanam kuat dalam diri pria yang kini menjadi tuan toko tersebut. Sambil bekerja, ia coba merintis bisnis kecil-kecilan. Menjual barang yang didapatnya dari orang lain.

Perlahan-lahan, usaha yang dijalaninya sekira tahun 2005 tersebut mulai menunjukan hasil. Setiap laba yang didapat, ia jadikan sebagai tambahan modal usaha.

Bukan berarti berjalan mulus. Cerita jatuh bangun pernah mengiringi perjalanan bisnisnya itu. Lagi-lagi, kegigihan jiwanya yang tetap memacu semangat dan keyakinanya untuk tak patah asa.

Seiring waktu, usaha yang dijalani Arief pun mulai berkembang. Aktivitas bisnisnya mulai meningkat. Membuat pundi-pundi keuntungan semakin besar. Keadaan tersebut, membuatnya memutuskan fokus untuk mengelola bisnis yang dirintisnya itu.

Secara bertahap, Arief mulai membeli tempat usaha. Berbagai barang dagangan berbahan dasar kulit seperti, jaket, tas, dan sepatu mulai tertata rapi di etalase toko miliknya. Ia mulai meniti karier sebagai pengusaha profesional. Barang-barang yang diproduksinya bahkan sudah menembus ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

“Dulunya gak ada apa-apa, gak punya barang. Alhamdulillah, sekarang sudah punya karyawan sekitar 40 orang. Dulu  pendapatan Rp 5-10 juta per bulan. Namun kini Alhamdulillah sudah tembus Rp 700 juta-Rp 1,2 miliar/bulanya,” ujar Arief saat ditemui di tokonya, Style Leather Collection, Jalan Ahmad Yani, Garut, Jumat (7/3/2019).

Selain ke Malaysia dan Singapura, barang dagangan pria bernama lengkap Arief Firmansyah itu kini mulai dilirik customer Jepang.

Kayak ke Malaysia dan Singapura itu banyak pesannya jaket. Ke jepang juga sama jaket kulit, namun dipadukan dengan batik. Kini saya jalan di situ, penuhi pesanan Jepang,” kata pria beromset  Rp 1 miliar dalam sebulan tersebut.

Kini, ia sedang menyiapkan pemasaran dengan metoda daring. Saat ini sebagian besar produknya masih dijual secara konvensional.

Dalam sebulan, pria yang dulunya seorang buruh itu, kini sudah mampu memproduksi sebanyak 600 buah Jaket dan tas. Sedangkan untuk sepatu, ia produksi sebanyak 200 pasang unit/bulanya. (Donimelody)***

Editor : SMS


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here