Ada Pos Bersahaja di Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Garut

Sejumlah siswa saat mengunjungi stan permainan anak di acara gebyar pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019).*

Garutexpress.id – Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, dilaksanakan pada Sabtu (23/3/2019) di Pendopo Garut. Tidak hanya diisi inovasi pendidikan, tapi juga ruang bermain dan curhat bagi anak.

Adalah Pos Bersahaja, stand yang dibuat oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut bekerjasama dengan Forum Anak Daerah (FAD) dan Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Garut.

Di stand Pos Bersahaja, pengunjung dari mulai orangtua hingga anak-anak bisa mendapatkan pelayanan dari mulai bermain hingga konsultasi berbagai permasalahan anak dan perempuan.

“Pos Bersahaja ini program kita menggandeng FAD dan Genre untuk mensosialisasikan hak-hak anak dan perempuan,” jelas Ketua P2TP2A Diah Kurniasari, Sabtu (23/3/2019).

Diah menyampaikan, para pelajar yang hadir, bisa curhat kepada kawan-kawan dari FAD dan Genre soal masalah-masalah yang dihadapinya di sekolah hingga di lingkungan.

“Mereka bisa curhat kepada kakak-kakaknya di FAD dan Genre, bahas apa saja, dari mulai soal pergaulan hingga soal narkoba dan pergaulan bebas,” kata Diah.

Sementara, bagi para guru dan orangtua di Pos Bersahaja juga menyediakan ruang konsultasi dari mulai pola asuh anak, kesehatan ibu dan anak hingga masalah hukum.

“Ada pendamping P2TP2A yang bisa dampingi konsultasi hukum hingga kesehatan ibu dan anak,” jelas Diah.

Diah menyampaikan, Pos Bersahaja ini salah satu upaya P2TP2A untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Diah Berharap, masyarakat mau mengakses layanan P2TP2A demi terbangunnya ketahanan keluarga, lingkungan hingga ketahanan negara pun tercipta.

“Kalau lingkungan keluarga sudah kuat, lingkungan kuat, maka negara akan kuat dari ancaman Narkoba hingga kenakalan remaja dan lainnya,”, katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong sebelumnya menyampaikan, gebyar pendidikan dan budaya ini adalah hajat besar keluarga pendidikan i Kabupaten Garut. Semua potensi dan prestasi pendidikan di Garut ditampilkan di ajang ini yang akan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional.

“Kita perkirakan Sabtu nanti ada 100 ribu pengunjung sejak pagi hingga selesai, semua keluarga besar pendidikan Garut akan hadir,” katanya memastikan. (MHI)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here